Akhirnya, DPR Setuju Idham Aziz Duduki Jabatan Kapolri

PATROLI.CO, JAKARTA – Rapat Paripurna DPR akhirnya menyetujui Komisaris Jenderal Polisi Idham Aziz sebagai kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Persetujuan ini setelah Idham menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR, Rabu (30/10/2019) kemarin.

“Perkenankan saya menanyakan, apakah laporan Komisi III DPR tentang uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri dapat disetujui?,” kata Ketua DPR, Puan Maharani, dalam Rapat Paripurna DPR, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Lalu sebanyak 361 anggota DPR yang hadir dalam Rapat Paripurna itu menyatakan setuju Aziz di posisi itu. Jika semuanya lancar, dia akan segera secara definitif akan menggantikan Jenderal Polisi (Purnawirawan) Tito Karnavian yang sudah menjadi menteri dalam negeri.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry, menjelaskan proses uji kelayakan dan kepatutan calon kepala Kepolisian Indonesia yang dimulai sejak Rabu pagi (30/10), dengan acara mengunjungi rumah Aziz untuk melihat kehidupan sehari-hari calon termasuk dukungan keluarga dan kehidupan sosial di lingkungan tempat tinggal.

Setelah itu menurut dia, dilakukan uji kelayakan untuk mendengarkan penyampaian visi misi dan menilai kompetensi serta kesungguhan terhadap calon Kapolri itu.

“Lalu Komisi III DPR menggelar Rapat Pleno untuk pengambilan keputusan, dan secara aklamasi seluruh fraksi menyetujui untuk mengangkat Komjen Pol Idham Aziz sebagai Kapolri,” katanya.

Ia mengatakan, Komisi III DPR menyadari dan memahami bahwa kecakapan, integritas dan kompetensi seorang calon merupakan prasyarat mutlak untuk menjadi kepala Kepolisian Indonesia

Atas dasar itu menurut dia, Komisi III DPR menyetujui untuk mengangkat calon kepala Kepolisian Indonesia yang diusulkan Presiden Joko Widodo, dengan harapan calon kepala Kepolisian Indonesia terpilih sungguh-sungguh dapat dan mampu meningkatkan citra dan wibawa lembaga Kepolisian Indonesia.

“Kami harap calon Kapolri terpilih meningkatkan wibawa Polri sebagai alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri,” katanya. (*) 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours