Kebakaran Terjadi di Belakang Mapolda Jambi, Diduga Ulah Pria Sakit Jiwa

PATROLI.CO, JAMBI – Dua unit rumah dan tempat ibadah yang berada di kawasan Thehok, Kota Jambi, yang berada di belakang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi, habis terbakar pada Senin (9/12/2019).

Beruntung idak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun diperkirakan kerugian akibat kejadian itu mencapai ratusan juta rupiah.

“Setelah kejadian kebakaran dan api yang berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar dan dibantu mobil water cannon milik Polda hingga api berhasil dikuasai dan padam, warga setempat yang melihat kejadian awal tersebut mengamankan seorang laki-laki yang diduga sakit jiwa yang dilaporkan sebagai pelaku pembakaran tersebut,” kata Wakapolsek Jambi Selatan, Iptu Suharji di lokasi kejadian.

Untuk sementara pria penderita gangguan jiwa itu diamankan ke kantor polisi karena ada saksi yang melaporkan kebakaran itu terjadi akibat olah pria tersebut yang tinggal di RT 09, Kelurahan Tambak Sari, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Hasil pantauan di lapangan, api tampak membara membakar rumah ibadah dan rumah warga karena material bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan ini membuat api semakin membesar dan merembet ke dua rumah yang berada di samping masjid.

Pada saat kejadian itu rumah ibadah yang juga merupakan juga tempat TK Aisyah VI sedang melakukan aktivitas belajar-mengajar.

Kepala Sekolah TK Aisyiah, Satyanti mengatakan saat itu murid tengah mengikuti kegiatan bersama dokter gigi dan kejadian itu terjadi anak-anak cuci tangan dan tiba-tiba api membesar sehingga kami membawa anak-anak keluar kelasnya dan seluruh anak selamat.

Untuk memadamkan api dan agar tidak meluas ke rumah warga lainnya, satu unit mobil water cannon dan sembilan unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Saat proses pemadaman, seorang pria bernama Adi, yang merupakan PNS di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur diamankan warga.

Pria yang mengalami gangguan jiwa ini diduga pelaku pembakar masjid tersebut. Polisi yang berada dilokasi langsung mengamankan adi mengantisipasi amukan warga.

“Untuk yang diduga membakar, saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dan saksi saksi serta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iptu Suharji.

Sementara itu untuk penyebab pastinya masih didalami oleh polisi. Polisi dan petugas Damkar tengah melakukan penyelidikan di lokasi dan untuk proses penyelidikan area di sekitar lokasi terbakar dipasang garis polisi. (*) 

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours