Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u327383418/domains/patroli.co/public_html/wp-content/themes/newsup/inc/ansar/hooks/hook-index-main.php on line 104

 

PATROLI.CO, BEKASI – Nasib naas menimpa Eman Bin Emu. Pria berusia 35 tahun itu tewas tersengat listrik saat hendak membongkar kandang ayam di Kampung Sungai Niri, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (09/12/2019) petang.

Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan kondisi hitam gosong di sekujur tubuhnya.

“Korban tewas tersengat listrik dari aliran listrik kandang ayam,” kata Kepala Kepolisian Sektor Tarumajaya, AKP Yudho, Selasa (10/12/2019).

Yudho mengatakan saat ini jasad korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga dan kasus ini tidak dilanjutkan atas permintaan keluarga korban.

Peristiwa itu bermula saat korban bersama dua pekerja lain bernama Warsih (44) dan Dasir (35) sedang melakukan pekerjaan membongkar kandang ayam yang terbuat dari kerangka baja ringan milik Naim.

“Korban melakukan pengecekan ke batang baja untuk memastikan tidak ada aliran listrik, korban memeluk baja itu,” katanya.

Nahas korban yang merupakan warga asal Kampung Cabang Gelam RT 002/007, Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya itu tak dilengkapi dengan pelindung diri saat melakukan pengecekan.

Tak berselang lama saat memeluk batang baja, korban kejang-kejang. Akhirnya saksi satu dan dua berupaya menolong dengan menyingkirkan tubuh korban dari batang baja menggunakan bambu.

Setelah berhasil dievakuasi kedua rekannya mencoba memberikan pertolongan pertama.

Kedua saksi mencoba menekan dada korban namun tidak berhasil mengembalikan denyut jantung korban sampai akhirnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Tarumajaya.

“Di rumah sakit dokter menyatakan jika korban sudah tewas. Posisinya juga saat itu kaku karena tegangan listrik. Sementara pihak keluarga menolak jasad korban untuk diautopsi,” kata Yudho. (*) 

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *