Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u327383418/domains/patroli.co/public_html/wp-content/themes/newsup/inc/ansar/hooks/hook-index-main.php on line 104

PATROLI.CO, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai berhasil membongkar penyelundupan motor Harley-Davidson dan mobil mewah di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Polri, Kejagung bersama Bea dan Cukai akan membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini.

Kasus penyelundupan barang mewah ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi, Kapolri Jenderal Idham Azis, Jaksa Agung Agung ST Burhanuddin, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fathan, dan anggota Komisi XI DPR RI, Soepriyatno.

“Hari ini kita undang di pelabuhan dalam rangka menyampaikan penjelasan kinerja Bea Cukai berkolaborasi dengan seluruh instansi dalam lakukan penertiban terutama kendaraan bermotor di Tanjung Priok. Kami sampaikan statistik seluruh penyelundupan mobil dan motor mewah seluruh Indonesia. Di depan ini sebagian contoh motor yang diselundupkan melalui kontainer,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Terminal Petikemas Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2019).

Berdasarkan data Ditjen Bea dan Cukai, sepanjang 2016 sampai 2019 terdapat 54 unit kendaraan mewah yaitu 19 unit mobil mewah dan 35 unit motor mewah dalam bentuk rangka dan mesin dengan merek yang telah disamarkan. Seluruh kendaraan mewah ini masuk ke dalam tujuh kasus yang berhasil dibongkar oleh Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan pelaku penyelundupan harus dihukum berat agar mendapatkan efek jera.

Jenderal Idham mengaku akan berkoordinasi dengan Kejagung untuk menangani kasus ini.

“Saya sudah lapor kepada bapak Jaksa Agung kita akan bikin tim hukum terpadu untuk mengkoordinasikan sehingga kita harap ketika disidang pengadilan nanti, pelakunya dihukum seberat-beratnya. Ini bagian efek jera sehingga orang tak coba lagi bermain kasus penyelundupan, sangat mengganggu rasa keadilan sosial kita,” ucap Jenderal Idham Azis.

Jenderal Idham didampingi Kabareskrim Irjen Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. Dia mengapresiasi kinerja Bea-Cukai yang berhasil mengungkap modus penyelundupan mobil dan moge mewah melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami mengapresiasi di tahun 2019 kinerja Bea-Cukai luar biasa dan kami berkomitmen terus beri bantuan maksimal beri tim terbaik untuk mem-back up Bea-Cukai sehingga kita bisa tangkap pelaku penyelundupan,” ujarnya. (Hatman)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *