Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u327383418/domains/patroli.co/public_html/wp-content/themes/newsup/inc/ansar/hooks/hook-index-main.php on line 104

PATROLI.CO, BANDUNG – ​​​​Hujan deras yang terjadi pada Selasa (17/12) siang kemarin menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung mengalami bencana longsor maupun banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin mengatakan ada sebanyak tujuh kecamatan yang masing-masing menjadi titik lokasi bencana tersebut terjadi. Peristiwa itu terdiri dari 2 kejadian longsor dan 4 kejadian banjir.

“Ada tujuh laporan yang ada, hampir seluruh wilayah Kabupaten Bandung diguyur hujan dari pukul 13.00 sampai 18.00 dengan intensitas hujan ringan hingga lebat,” kata Enjang di Bandung, Rabu (18/12/2019).

Berdasarkan laporan BPBD, dua longsor yang terjadi tersebut berada di Desa Sadu, Kecamatan Soreang dan di Desa Cipejeuh, Kecamatan Pacet. Kedua longsor tersebut sempat mengakibatkan akses lalu lintas yang berada di sekitar lokasi menjadi terhambat.

Untuk itu, Enjang mengimbau kepada masyarakat di sekitar lokasi longsor agar berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melintasi tanah longsor tersebut. Khususnya, tambah dia untuk longsor di kawasan Pacet karena tanah longsor menutupi jalan.

“Saya mengimbau warga pengguna jalan agar selalu berhati-hati, jangan memaksakan melintas karena jalan masih tertutup material longsoran dan sangat licin,” kata Enjang.

Sementara itu peristiwa banjir terjadi di empat kecamatan Kabupaten Bandung. Peristiwa banjir tersebut ada yang menyebabkan sejumlah rumah terendam, bahkan hingga menutup akses lalu lintas.

Di antaranya banjir kurang lebih merendam 5 RW di Kecamatan Dayeuhkolot hingga 80 centimeter, 3 RW di Kecamatan Baleendah dengan ketinggian muka air mencapai 60 centimeter, lalu satu RW di Kecamatan Bojongsoang dan satu RW di Kecamatan Banjaran. (*) 

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *